Leave a comment

Jurnal Perancangan Configuration Management Database Perusahaan Untuk Meningkatan Kinerja Layanan Teknologi Informasi

Pembahasan sebelumnya tentang bab pendahuluan akan di bahas oleh rumondangelviana.blogspot.com

Perkembangan TI telah membawa kita pada era di mana telah didefinisikan beberapa best practice yang dapat dijadikan acuan dalam pengelolaan teknologi informasi. Yang paling efektif, best practice harus diterapkan dalam konteks bisnis, yang terfokus pada bagaimana framework tersebut digunakan untuk memberikan keuntungan pada organisasi. Beberapa manfaat best practice antara lain

  1. Meningkatkan respon, kualitas dan keandalan solusi dan layanan TI.
  2. Meningkatkan keterjangkauan, prediktabilitas dan pengulangan hasil bisnis yang sukses.
  3. Memperoleh kepercayaan dan meningkatkan keterlibatan pemilik proses bisnis dan pengguna.
  4. Mengurangi risiko, insiden dan kegagalan.
  5. Meningkatkan kemampuan bisnis untuk memantau realisasi manfaat TI

algoritma yang dipakai adalah sebagai berikut :

Untitled1

berikut tampilan dari Discovery Network Scan

2berikut tampilan dari Discovery Windows Domain Area

3

berikut gambar pemetaan keterhubungan untuk menggambarkan pemetaan antara konfigurasi-konfigurasi. Pemetaan ini dilakukan untuk dapat mengetahui pengaruh dari setiap konfigurasi ke konfigurasi lain maupun ke layanan.

5

Berikut gambar Pemetaan keterhubungan antar layanan dan CI

6

Di bagian ini akan dipaparkan hasil penelitian untuk perancangan menggunakan metode survei dengan cara menyebarkan kuesioner. Kuesioner merupakan teknik pengumpulan data primer yang dilakukan dengan cara memberikan seperangkat pertanyaan atau pernyataan tertulis kepada responden dimana variabel yang diukur dibagi menjadi dua, yaitu:
1. Persepsi terhadap prosedur-prosedur pada tahapan
perancangan CMDB (X).
2. Persepsi terhadap peningkatan kinerja layanan TI di
PT. Northstar Pacific Capital (Y).
Untuk menilai kuesioner kedua, normalitas data uji diperoleh untuk distribusi normal dengan menggunakan metode chi-square [31]. Ini dilakukan dengan pengujian hipotesis yang diasosiasikan dengan pernyataan “ada hubungan positif dan signifikan antara CMDB desain prosedur dengan kinerja TI peningkatan pelayanan di PT. Northstar Pacific Capital” melalui metode Product Moment Pearson. Dari hasil perhitungan dengan menggunakan rumus korelasi, hasil yang diperoleh adalah 00:37. Hal ini dapat disimpulkan bahwa ada hubungan positif antara prosedur desain CMDB dengan peningkatan kinerja dalam teknologi informasi layanan di PT. Northstar Pacific Capital. Dimana dalam korelasi signifikan dihasilkan t sebesar 2.24. Dengan nilai t tabel pada 2,04.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

wawan's blog dunitro

tempat belajar dan mempelajari

andrifirmanc

A fine WordPress.com site

%d bloggers like this: